Hello world!
Welcome to Siap-sekolah.com Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
Proyek SMKN Bangkingan Kandas
Warga Menolak, Pemkot Bingung
SURABAYA – Harapan maysrakat Surabaya Barat untuk mempunyai SMK baru di bidang teknologi informasi belum bisa terpenuhi. Pasalnya, pembangunan SMKN Bangkingan yang ditargetkan tuntas akhir tahun ini tidak dapat tersealisasi. Penyebabnya, pembangunan sekolah vokasi tersebut mendapat tentangan dari warga.
Kepala Bagian Bina Program Pemkot Agus Imam Sonhaji mengatakan, progres pembangunan fisik SMK Bangkingan masih nol. Dia mendapat laporan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan SMK itu berada dalam sengketa. ''Kemungkinan besar harus ditunda hingga tahun depan,'' ungkap dia kemarin (7/11).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengakui adanya masalah dalam pembangunan SMKN Bangkingan. Risma menjelaskan, tanah untuk pembangunan SMK tersebut telah dipatoki oleh warga. Padahal, status tanah itu adalah aset pemkot.
Mengetahi proyek yang direncanakan terancam gagal, Risma lantas mengecek status tanah tersebut ke dinas pengelolaan bangunan dan tanah (DPBT). Hasilnya, dinas yang dikepalai Djumaji itu tidak pernah mengeluarkan izin pengelolaan tanah (IPT). Dengan demikian, saat ini statusnya masih milik pemkot.
''Yang saya heran, kok ada kopian site plan-nya," ujar Risma. Menurut dia, di dalam site plan tersebut, terdapat gambar tanah beserta batas-batas kepemilikannya. Site plan itu diperkirakan terbit pada awal 1990-an. "Sepertinya, ada oknum dalam pemkot yang menjualnya," kata dia.
Risma lalu mengirim surat ke Inspektorat. Isinya meminta agar instansi pengawas internal pemkot itu memeriksa site plan tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan salinan dokumen pengalihan kepemilikan tanah dari pemkot kepada warga. "Kalau ada pengalihan kepemilikan, seharusnya kan melalui persetujuan dewan. Ini kok nggak ada dokumennya sama sekali," urai ibu dua anak itu.
Camat Lakarsantri Minun Latif membenarkan adanya penolakan dari warga tersebut. Menurut dia, tentangan warga itu berupa penghadangan material bangunan dan perusakan peralatan. "Mereka menghalangi agar pembangunan batal," terang dia.
Minun mengatakan sudah berkoordinasi dengan Polsek Lakarsantri untuk mengamankan pembangunan SMKN itu. Namun, lanjut dia, kontraktor proyek ketakutan dan enggan meneruskan pekerjaan tersebut.
Lantas, apa penyebabnya? Minun menuturkan, warga RW 3, Kelurahan Bangkingan, merasa tanah tersebut masih miliknya. Tanah seluas tujuh hektare itu merupakan bekas tanah ganjaran pegawai ketika Bangkingan masih berstatus sebagai desa.
''Setelah berubah jadi kelurahan, kan status tanahnya berubah jadi bekas tanah kas desa (BTKD). Tapi, mereka masih belum paham," ujar Minun.
Sebagai jalan tengah, Minun memindahkan lokasi SMKN itu ke RW 1. Minun mengatakan sudah bersepakat dengan pengurus RW 1, Kelurahan Bangkingan. "Luasnya sama," ucap dia.
Menurut Minun, keberadaan SMK itu sangat dibutuhkan oleh warga Surabaya Barat. Apalagi, SMK tersebut tidak memungut SPP. "Keberadaan SMK itu sangat penting. Sayang kan kalau gagal," keluh dia. (uri/gun/ari).
Jawa pos 21 Nopember 2009
WAGUB AJAK PESERTA OSTN KUNJUNGI WISATA DI JATIM
WAGUB AJAK PESERTA OSTN KUNJUNGI WISATA DI JATIM
Jumat, 20 November 2009
Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Drs H Syaifullah Yusuf mengajak semua peserta Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) SMK 2009 untuk mengujungi wisata di Jatim. Ini agar peserta OSTN yang dari penjuru indonesia dapat menikmati keindahan alam, sehingga diharapkan bisa mempromosikan ke sanak keluarga .(dra)
“Mari kita menikmati wisata seperti suramadu yang diresmikan presiden jempatan terpanjang indonesia, lumpur lapindo dari kab sioarjo, wisata Gunung Bromo dari Kab Probolinggo dan Panas Bumi Kawah Ijen dari Kab Bondowoso,” Ujar Wagub Jatim, Syaifullah Yusuf dalam sambutannya saat menutup OSTN II SMK 2009 di taman surya Surabaya, Kamis (19/11) malam.
Dia menjelaskan, dengan menikmati wisata ini menjadikan adanya kesan khusus tersendiri sehingga diharapkan dapat kembali berkunjung dengan mengajak keluarga dan teman. “Mari kita menikmati beberapa wisata dan Kesenian asal Jatim ini unik dibandingkan kesenian lainnya,” katanya.
Perlombaan OSTN
Ketua Umum OSTN II SMK 2009, Sahudi mengatakan OSTN merupakan program SMK dalam rangka penerapan bidang sains. Selain itu, melalui OSTN kali ini, ia berharap setiap lulusan bisa mengaplikasikan ilmunya, sehingga bisa menyelesaikan masalah sesuai dengan ilmu yang didapatnya selama belajar di bangku SMK
OSTN II kali ini berbeda dari tahun kemarin, dimana setiap peserta tidak berasal dari SMK Sekolah Berstandar Internasional (SBI), tapi perwakilan dari setiap provinsi. "Masing-masing provinsi berhak mengirimkan siswanya maksimal lima untuk setiap mata pelajaran yang diujikan," ujar kepala dinas Surabaya.
Tercatat ada lima mata pelajaran yang diujikan, yaitu fisika, matematika teknologi, matematika nonteknologi, kimia dan biologi. Kemarin, lomba OSTN II hanya berlangsung selama dua hari dalam tiga tahap. Tahap pertama, masih dalam standar ringan, dengan bentuk soal berupa pilihan ganda dan isian., tahap kedua sudah mencapai taraf sulit, dengan bentuk soal berupa uraian dan isian singkat, tahap ketiga, merupakan yang tersulit dan tahap penentuan, dimana setiap peserta bidang studi fisika, kimia, dan biologi diharuskan melakukan praktikum, sedangkan untuk Matematika diharuskan menjawab soal matematika aplikasi.
Sementara itu, kriteria penilian menurut penjelasan Bandung, didasarkan pada sistem rangking dari total nilai yang didapat. Namun, jika ada peserta yang memiliki nilai sama, maka akan dilihat dari nilai praktikumnya. "Jadi saya rasa, sedikit kemungkinannya jika ada dua peserta yang mempunyai nilai sama," ucapnya *(dra)
CopyRight © 2009 Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur
Akademik > Pendaftaran
Pendaftaran SMKN 5 SURABAYA
Pendaftaran siswa-siswi SMK Negeri 5 Surabaya, waktu dan ketentuannya mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan kota Surabaya, untuk tahun pelajaran 2009-2010 pendaftaran dan pengumuman dilakukan secara online di internet.
